Halo Indonesia, saya pulang (sebentar)

Halo Jakarta,

Jadi ceritanya, gue berkesempatan untuk pulang ke Indonesia selama 3 minggu selama periode paskah. Kenapa paskah? Karena gue memanfaatkan waktu tutup kampus dimana akses lab gue akan terbatas. Gue juga pulang padahal baru 6 bulan di Britania Raya adalah karena gue enggak tahu kapan lagi akan bisa pulang dan gue juga kangen ibu dan adik gue. Singkat cerita, gue kepikiran untuk mencoba penerbangan langsung dari Garuda Indonesia selama 13 jam. Gue tinggal naik bus dari terminal yang berjarak 5 menit dari flat gue – duduk manis sampai bandara Heathrow, London – Naik pesawat dan duduk manis 13 jam – sampai Jakarta dan dijemput ibu serta adik gue. Mudah.

Continue reading

Advertisements

Rahasia Perempuan (yang ternyata tidak terlalu rahasia)

Jadi ini adalah cerita dari teman gue si Dandri. Si Dandri ini sedang melancong dan kebetulan flat yang seharusnya ia tempati baru bisa dimasuki 4 hari kemudian. Maka dari itu, si Dandri diharuskan menginap di hostel terdekat dan termurah yang bisa Ia dapatkan. Cukup beruntung, si Dandri dapat kamar berisi 6 bunk bed dimana seminggu sebelumnya ia dapat di kamar 12 bunk bed. Continue reading

Menuju Britania Raya (Bagian 2)

Sebetulnya tulisan ini gue buat setelah sampai di Bristol, jadi gue akan berusaha mengingat poin penting lainnya selama perjalanan gue menuju negara ini. Perlu diingat lagi, ini adalah catatan perjalanan gue yang belum pernah keluar negeri sendirian. Paspor gue hanya memiliki 1 buah visa dan itu adalah visa umrah di 2007. Untuk memulai tulisan ini, mari kita lanjutkan dari packing gue. Continue reading