Banana Bread Bottom Cheesecake

Halo,

Jadi asal muasalnya, gue menemukan resep ini dari buzzfeedtasty di instagram. Selidik punya selidik, resep ini juga ada di laman mereka beserta videonya. Pertama gue melihat resepnya, gue berpikir kenapa enggak untuk bikin ini berhubung gue sudah lama enggak buat cheesecake dan kebetulan ingin punya stok camilan berlimpah dan selain es krim.

Namun tiba-tiba, negara api menyerang. Tetangga gue baru-baru ini memulai pola makan tanpa gula tambahan. Sebetulnya, kalau gue mau egois, gue bisa aja untuk membuat sendiri sesuai selera gue dan cuek. Tapi gue selalu ingat kalau membuat makanan itu jauh lebih asik ketika memang sengaja dibuat karena ada tujuannya dan penerimanya bisa menikmati dengan senang. Agak lucu sih kalau dipikir, ketika seharusnya tetangga gue yang lebih banyak “memaklumi” gue karena keterbatasan bahan makanan yang bisa gue pilih karena agama, justru gue yang malah banyak memaklumi tetangga gue karena dia dengan pola hidup sehatnya. Hal baiknya adalah gue jadi belajar dan terbawa dengan pola makan sehatnya. Dari sinilah gue memutuskan untuk melanjutkan membuat cheesecake ini tapi dengan versi ulikan gue dimana tanpa menambahkan gula tambahan (challenge accepted!).

DSCF0085

Banana Bread Bottom Cheesecake (Modifikasi tanpa gula)

Bahan Banana Bread:

  1. Pisang 4 Buah (Semakin matang semakin manis, bahkan yang sudah ada bintik hitam)
  2. Minyak 1/4 Gelas (Gue pakai extra virgin olive oil karena cuma itu yang ada)
  3. Terigu 1 1/4 Gelas (Pakai yang self raising, jangan yang all purpose — menskip baking soda + baking powder)
  4. Telur 1 Buah
  5. Bubuk kayu manis 1 sendok teh
  6. Garam 1/4 sendok teh
  7. Essens vanila / bubuk vanili* (gue enggak pakai karena enggak punya — haha)

Memasak Banana Bread:

  1. Haluskan pisang, gue pakai penumbuk kentang. Kalau enggak ada bisa pakai garpu dua ditusuk tusuk (bukan, bukan lagu duo serigala)
  2. Tambahkan semua bahan, aduk sampai rata, tuang ke loyang. Gue pakai loyang loaf roti karena cuma itu yang ada. Tapi gue semacam percaya pyrex buat bikin lasagna kayaknya juga bisa, asal jangan lupa dilapis dengan kertas roti (alternatif: oles mentega + tabur terigu, ketrok ketrok hingga terlapis semua) supaya mudah diangkat.
  3. Oven 180 C – 35 menit. Gue 180 C dengan kipas. Kalau ovennya bukan yang kipas naikin jadi 190 C aja, atau kalau bingung 180 C juga kayaknya enggak apa-apa (haha). Pastikan si loyang et al. (2017) ini diletakkan di tengah oven. Ini sepenting itu. Kalau enggak akan lebih susah matangnya.
  4. Setelah 35 menit, colok bagian tengah banana bread dengan pisau/garpu. Kalau pas ditarik keluar sudah enggak cair seperti adonan awal, artinya sudah bisa diangkat.
  5. Dinginkan sebelum ditambahkan krim. (Jangan masuk kulkas, nanti keras. Gue mempercepat dengan mengeluarkan si roti dari loyang, taruh di piring, begitu dingin baru gue kembalikan ke loyang untuk dikasih krim).

Bahan Krim Cheesecake:

  1. Krim. Kalau di Inggris pakai yang Double Cream (kalau single nanti sepi, bukan, nanti usahanya lebih besar) kalau di Indonesia pakai Anchor Whipped Cream.
  2. Keju krim. Kalau di Inggris bisa pakai philadelphia cream cheese atau sekalian cari mascarphone cheese. Kalau di Indonesia pakai yang merek yummy juga bisa.
  3. Penambah rasa (pilih, jangan semua):
    • Kopi -> gue pakai ini karena gue tahu tetangga gue suka rasa kopi dan kopi itu cocok dengan rasa pisang
    • Selai buah -> juga cocok karena pisang, tapi awas dengan gula di selai. Bisa juga dengan buat compote dari buah asli
    • Madu -> yah setidaknya jenis gulanya lebih mending daripada gula pasir…

Membuat Krim Cheesecake:

  1. Kocok krim sampai kaku (seperti krim yang biasa diatas kue). Bisa pakai pengocok manual tapi pegal, gue pakai pengaduk listik. Sangat mudah dan semua bahagia, ini dijual di Wilko seharga 3 Pound.
  2. Masukkan krim keju ke adonan krim. Campur dengan teknik melipat, jangan dikocok lagi.
  3. Tambahkan penambah rasa.

Penyajian:

Letakkan adonan krim diatas roti pisang. Dinginkan 1 jam sebelum disajikan. Sajikan dengan hiasan buah atau selai seperti yang gue lakukan.

Menurut gue pribadi, kayaknya enak kalau penyajian akhir pakai nutella. Tapi balik lagi, ini resep yang gue modifikasi supaya orang yang bermasalah dengan gula baik alasan diet, penyakit, atau faktor manik juga bisa menikmati bersama yang tidak ada pantangan.

Sok weh dicoba 🙂

Advertisements

One thought on “Banana Bread Bottom Cheesecake

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s