Rahasia Perempuan (yang ternyata tidak terlalu rahasia)

Jadi ini adalah cerita dari teman gue si Dandri. Si Dandri ini sedang melancong dan kebetulan flat yang seharusnya ia tempati baru bisa dimasuki 4 hari kemudian. Maka dari itu, si Dandri diharuskan menginap di hostel terdekat dan termurah yang bisa Ia dapatkan. Cukup beruntung, si Dandri dapat kamar berisi 6 bunk bed dimana seminggu sebelumnya ia dapat di kamar 12 bunk bed.

Singkat cerita, si Dandri melakukan ritual sebelum tidur: Gosok gigi dan pasang retainer. Tapi pas dia mau gosok gigi, dia kaget karena toilet yang terdekat sedang ramai. Si Dandri sungkan, dan memilih ke toilet yang agak jauh dan berbeda lantai (katanya si Dandri sih dia pewe di toilet ini karena semriwing). Sesampainya di toilet jauh, tiba-tiba perut Dandri menggelegar. Sadar dalam plastik ritual si Dandri membawa botol air mineral, si Dandri memutuskan untuk melipir ke bilik toilet pertama dan memulai misi pembersihannya.

Tidak lama Dandri mengeluarkan batch pertama, Ia kaget karena ada suara 2 orang perempuan sambil berbincang memasuki bilik toilet ke-2 dan ke-3. Berusaha mengidentifikasi logatnya, Dandri menyimpulkan sepertinya perempuan pertama seperti sedang menonton Devious Maid dan perempuan kedua memiliki logat yang wajar di daerahnya. Menyadari ada 2 perempuan disebelahnya, Dandri mengingat dan memastikan kalau ini bukan toilet perempuan. Bukan, Dandri tidak salah masuk kamar mandi karena tadi pagi di toilet ini Ia gosok gigi bersama pria lainnya (masing-masing, bukan saling menggosokkan).

Bagian seru dan rahasia dunia yang tidak pernah dijawab tuhan dimulai di paragraf ini. Ini adalah jawaban dari pertanyaan gue dan si Dandri ini selama ini terhadap “Sebetulnya perempuan itu ngapain sih di wc? Bunyi perempuan tuh kalo ngeden gimana ya? Ilfil ga sih kalau perempuan cantik-cantik tapi bunyi di toiletnya kayak sangkakala?”. Untuk mudahnya, berikut dialog yang Dandri dengar (tentunya sudah diterjemahkan):

A (Logat Devious Maids): Lo harusnya mulai ngedekor ulang kamar lo ga sih?

B (Logat lokal): Oh ya? Ngedekor gimana?

A: Ya ga tau. *currrrrrrrrrr* taro bunga gitu?

B: Bunga gimana? Bukannya susah?

A: Ya ga tau. Gimana kek *pret*

Kemudian si Dandri hening. Ini adalah pengalaman pertamanya mendengar suara perempuan disebelahnya dan bercampur bunyi toilet. Takjub, karena ternyata sama saja dengan kamar mandi pria. Jadi selama ini bayangan Dandri dan kamar mandi perempuan yang bau bunga mawar dan berbunyi biola hanya ada dalam imajinasi Dandri saja. Dandri sendiri mengakui tidak yakin darimanakah bunyi latar dalam dialog tersebut berasal dari bilik mana.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s